Atasi Banjir Rob di Kaliadem, Pemprov DKI Gandeng Kemhub

Placeholder
Megapolitan

Jakarta - Permukiman di kawasan Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara terutamanya akses jalan menuju Dermaga Kali Adem sudah beberapa hari terakhir digenangi genangan banjir rob setinggi 50 centimeter (cm).

Hal inipun membuat warga yang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan disekitar kawasan tersebut mengeluhkan masalah banjir yang tak kunjung terselesaikan dan semakin parah setelah adanya proyek Reklamasi 17 pulau di perairan Teluk Jakarta.

"Kalau disini banjir rob sudah langganan, tapi sudah sebulan terakhir kondisinya semakin parah. Apalagi ada tanggul yang jebol dan saluran air yang tidak lancar," ujar Ketua RW 20 Kelurahan Pluit, Mutmainah, Selasa (10/1).

Dikatakannya tanggul itu memang sudah diperbaiki beberapa waktu lalu setelah sempat jebol pada Mei 2016 silam dan menggenangi 3 RW yakni RW 01, 11, dan 21 Kelurahan Pluit.

"Jangankan sepeda motor roda dua, odong-odong yang tinggi saja bakalan mogok kalau kena ombak dari truk atau mobil dengan akses tinggi," tambahnya.

Gandeng Kementerian Perhubungan

Menanggapi masalah banjir rob yang meluap di kawasan Pelabuhan Muara Angke, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sony Sumarsono, mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemhub) untuk menangani persoalan banjir rob.

"Kami sudah sepakat dengan Kemhub agar Pelabuhan Kali Adem ini bisa dibenahi bersama-sama dan ada pembenahan manajemen sinergitas dari struktur KSOP dan UPT yang ada," ujar Sumarsono di dermaga Kaliadem.

Dikatakannya, pembenahan manajemen di Kawasan Pelabuhan Kaliadem itu nantinya meningkatkan fasilitas hingga sarana dan prasarana sepenuhnya kepada Pemprov DKI Jakarta.

‎"Penyerahan urusan pelabuhannya Kaliadem akan diberikan kepada kami, selama ini kurang maksimal karena di beberapa lokasi merupakan kewenangan dari KSOP di bawah Kemhub, dengan pengoperan kewenangan ini kita jadi lebih lelusa melakukan pengembangan secara maksimal," tambahnya.



Warta Sejenis

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!