Kasus Dugaan Korupsi Masjid Wali Kota Jakpus, Polisi Periksa 20 Saksi

  • Kasus Dugaan Korupsi Masjid Wali Kota Jakpus, Polisi Periksa 20 Saksi
  • Kasus Dugaan Korupsi Masjid Wali Kota Jakpus, Polisi Periksa 20 Saksi
Megapolitan

Jakarta- Sekretaris Daerah Provinsi DKI Saefullah hanyalah satu dari 20 orang saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan masjid di kantor Wali Kota Jakarta Pusat tahun anggaran 2010-2011.

"Yang sudah dimintai keterangan ada 20 orang. Saya gak bisa sebut (siapa saja). Kasus ini masih penyelidikan. Siapapun pelapornya, dalam kasus tipikor, wajib kita lindungi," kata Wadir Tipikor Kombes Erwanto Kurniadi Rabu (11/1).

Penyelidikan kasus ini awaknya terungkap ke publik dari surat panggilan untuk Saefullah yang beredar luas. Saefullah sendiri telah memenuhi panggilan penyidik di kantor Dit Tipikor di Kuningan, Rabu (11/1) ini.

Masjid Al Fauz yang jadi pusat penyelidikan polisi itu diresmikan oleh Fauzi Bowo yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 30 Januari 2011.

Masjid dua lantai itu dibangun menggunakan dana anggaran pendapatan daerah (APBD) 2010 sebesar Rp 27 miliar. Pembangunan masjid itu sudah dimulai sejak Sylviana Murni menjabat Walikota Jakarta Pusat.

Peletakan batu pertama dilakukan pada awal Juni 2010 dan pembangunan rampung akhir Desember 2010. Sylviana masih menjabat sebagai Walikota Jakarta Pusat hingga awal November 2010 hingga kemudian digantikan Saefullah. Saat itu Sylviana dipromosikan sebagai Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta pada 4 November 2010.

Belum jelas apakah Sylviana juga sudah atau baru akan diperiksa polisi dalam kasus ini. Saat ini Sylviana adalah kandidat calon wakil gubernur.




Warta Sejenis

memuat...

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!