• Berita Megapolitan
  • Kuasa Hukum Pertanyakan Saksi Laporkan Ahok ke Polisi Sebelum Berpidato di Kepulauan Seribu

Kuasa Hukum Pertanyakan Saksi Laporkan Ahok ke Polisi Sebelum Berpidato di Kepulauan Seribu

  • Kuasa Hukum Pertanyakan Saksi Laporkan Ahok ke Polisi Sebelum Berpidato di Kepulauan Seribu
  • Kuasa Hukum Pertanyakan Saksi Laporkan Ahok ke Polisi Sebelum Berpidato di Kepulauan Seribu
Megapolitan

JAKARTA - Ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto memutuskan menunda kesaksian Wiliyudin Dhani dalam sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Keputusan itu diambil setelah tim kuasa hukum Ahok mempertanyakan laporan Wilyudin Abdul Rasyid Dhani kepada pihak kepolisian di Bogor.

Dalam laporan yang ditandatanganinya, tercantum tanggal 7 September 2016.

Artinya, laporan itu dibuat tiga minggu sebelum Ahok berpidato dan menyinggung Surat Al Maidah ayat 51 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu 27 September 2016.

"Kesampingkan saksi karena laporan dibuat 6 September, tiga Minggu sebelum (Ahok) berpidato," ucap seorang kuasa hukum Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017).

Tim kuasa hukum Ahok enggan melanjutkan persidangan, lantaran keterangan diduga palsu.

Mereka pun meminta Dwiarso untuk mengesampingkan ketetangan saksi.

Menanggapi hal itu, Dwiarso beserta keempat hakim lainnya sempat bermusyawarah sekitar tiga menit.




Warta Sejenis

memuat...

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!