Siswa STIP Tewas, Polisi Tahan Lima Kakak Kelas Korban

Placeholder
Megapolitan

Para taruna dari sekolah tinggi ilmu pelayaran (STIP) melintas di lapangan sekolah, di Marunda, Jakarta Utara, Rabu (30/4). TEMPO/Dasril Roszandi

  • Seorang siswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran tingkat 1 bernama Amirullah Adityas Putra, 18 tahun, tewas setelah diduga dianiaya oleh kakak angkatannya, Rabu, 11 Januari 2017. Kejadian itu terjadi di Gedung dormitory ring 4, kamar M,205 lantai 2, Jl Marunda Makmur Kel Marunda Kec Cilincing Jakut.

"Kami sudah tahan lima orang kakak kelas korban, taruna STIP tingkat 2," kata Kapolsek Cilincing Komisaris Ali Yuzron, Rabu, 11 Januari 2017.

Menurut Ali, empat pelaku terbukti dan telah mengaku menganiayai Amir saat kejadian. Sedangkan satu orang lain ilut menganiaya teman Amir sebelum kejadian naas itu. Selain Amir, Ali mengatakan setidaknya ada lima taruna tingkat satu lain yang mendapat penganiayaan.

Kejadian ini bermula usai latihan drum band pada hari Selasa sore. Diduga salah seorang pelaku menyuruh Amir dan teman-temannya secara satu per satu untuk datang ke lokasi. Di sana, diduga pengeroyokan secara bergilir itu terjadi.

Usai penganiayaan, Ali mengatakan para pelaku sempat kaget karena Amir mendadak pingsan. Ia sempat dibawa ke petugas medis di STIP. "Namun nyawanya sudah tak tertolong," kata Ali.

Mengetahui Amir telah tewas, pada Rabu dini hari, hal ini kemudian dilaporkan ke Polsek Cilincing. Ali mengatakan penyelidikan pun langsung dilakukan.



Warta Sejenis

memuat...

Warta Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!