• Berita Megapolitan
  • Taruna STIP Tewas, Pengamat: Pimpinan Kampus Tak Mampu Kelola Lembaga Pendidikan

Taruna STIP Tewas, Pengamat: Pimpinan Kampus Tak Mampu Kelola Lembaga Pendidikan

Placeholder
Megapolitan

JAKARTA - Pengamat pendidikan Doni Koesoema menyesalkan terjadinya penganiayaan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Atas insiden itu, Amirulloh Adityas Putra (18) tewas di tangan seniornya.

Doni mengatakan, peristiwa ini menunjukan sekolah kedinasan tidak berubah dari waktu ke waktu.

"Ikut prihatin. Ini berarti sekolah kedinasan tetap belum berubah dari waktu ke waktu," ujarnya kepada Okezone, Rabu (11/1/2017).

Ia menerangkan, kekerasan yang kembali terulang ini merupakan tanggung jawab pimpinan kampus lantaran tidak mampu mengelola lembaga pendidikan tersebut.

"Kekerasan yang terjadi lagi merupakan tanggung jawab pimpinan kampus yang tidak mampu mengelola lembaga pendidikan di mana ia bertanggung jawab," jelas Doni.

Sebelumnya, Amirulloh tewas setelah mengalami pengeroyokan yang dilakukan oleh seniornya di gedung dormitory ring 4, kamar M 205 lantai 2, Jalan Marunda Makmur, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Atas insiden itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) langsung membebastugaskan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Capt Weku F Karuntu.



Warta Sejenis

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!