• Berita Megapolitan
  • Terima Dukungan dari Kader Nasdem, Sandiaga Sebut Berdemokrasi Harus Menghargai Keberagaman

Terima Dukungan dari Kader Nasdem, Sandiaga Sebut Berdemokrasi Harus Menghargai Keberagaman

  • Terima Dukungan dari Kader Nasdem, Sandiaga Sebut Berdemokrasi Harus Menghargai Keberagaman
  • Terima Dukungan dari Kader Nasdem, Sandiaga Sebut Berdemokrasi Harus Menghargai Keberagaman
Megapolitan

JAKARTA - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Sandiaga Uno, menilai sikap sejumlah kader Partai Nasdem yang mendukung dia dan Anies Baswedan sebagai sebuah contoh nyata dalam berdemokrasi.

Sehingga, Partai Nasdem seharusnya bisa menyikapi hal itu dengan bijak, tanpa harus merasa tersinggung.

"Kami tidak memecah belah (partai) kok. Bukannya demokrasi itu harus menghargai keberagaman? Jadi, saya lihat bahwa di sinilah kematangan kita dalam berdemokrasi diuji," kata Sandi kepada , Rabu (28/12/2016).

Dia turut mengungkapkan, selama ini, sudah ada kader partai politik lain yang mendukung dia bersama Anies dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Partai politik yang dimaksud di antaranya PDI Perjuangan dan Golkar, di mana keduanya merupakan bagian dari koalisi parpol pengusung dan pendukung Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

Sikap menghargai keberagaman ikut berlaku jika hal yang sama terjadi pada kader Partai Gerindra dan PKS, parpol pengusung Anies-Sandi, punya pilihan politik lain.

"Demokrasi ini kan harus sejuk. Kalau ada kader yang memilih tidak sesuai dengan arah partai, tentunya harus disikapi secara dewasa dan matang," tutur Sandi. (Baca: Dukung Anies-Sandi, Kader Partai Nasdem Ini Lepas Baju Kotak-kotak)

Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem DKI Jakarta Bestari Barus keberatan atas kehadiran Sandi dalam acara deklarasi sepuluh ketua DPC Partai Nasdem di Jakarta Timur, kemarin.

Menurut Bestari, tindakan Sandi tergolong penistaan politik karena sejak awal Partai Nasdem menyatakan mendukung Basuki-Djarot. Bestari juga hendak melaporkan Sandiaga ke Bawaslu DKI Jakarta terkait pemakaian nama Partai Nasdem dan hadir pada acara tersebut tanpa seizin Partai Nasdem.

Namun, ketika dikonfirmasi pada Rabu petang, Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti mengaku belum menerima laporan Bestari. (Baca: Nasdem Akan Beri Sanksi Kader yang Deklarasi Mendukung Anies-Sandi)




Warta Sejenis

memuat...

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!